Friday, November 2, 2012

APA ITU FISIKA ??

Fisika adalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan penemuan dan pemahaman mendasar hukum-hukum yang menggerakkan materi, energi, ruang dan waktu. Fisika mencakup konstituen elementer alam semesta dan interaksi-interaksi fundamental di dalamnya, sebagaimana analisa sistem-sistem yang paling dapat dimengerti dalam artian prinsip-prinsip fundamental ini. Fisika adalah studi mengenai dunia anorganik, fisik, sebagai lawan dari dunia organik seperti biologi, fisiologi dan lain-lain.

Dalam mempelajari fisika, dapat dilakukan berbagai pendekatan, Yang lazim dilakukan adalah dengan memulai mengenalkannya dengan topik-topik yang memiliki tingkat kesulitan rendah dan juga berfungsi sebagai perangkat-perangkat matematika dan fisika yang akan digunakan kelak, baru berlanjut pada aplikasi-aplikasinya, serta diakhiri dengan topik-topik khusus dan rumit. Sebagai contoh topik-topik ini dapat digunakan sebagai panduan awal dalam mempelajari fisika.

Eksperimen dan teori serta simulasi

Terdapat dua hal saling terkait yang tidak bisa dipisahkan di dalam fisika, yaitu pengamatan dalam eksperimen dan telaa teori. Keduanya tidak dapat dipisahkan saling tergantung satu sama lain. Untuk sesuatu yang baru teori bergantung pada hasil-hasil eksperimen, tapi di sisi lain arah eksperimen dipandu dengan adanya teori. Akan tetapi tak dapat disangkal bahwa suatu teori yang terlihat amat mapan seperti teori kuantum, seakan-akan lepas dari eksperimen. Sebenarnya tidak, hanya perlu diperjelas apa yang dimaksud dengan eksperimen dalam daerah teori yang amat teoritis ini.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, terutama teknologi komputer, baik eksperimen maupun teori mendapat teman baru dalam upaya memahami cara kerja alam semesta ini, yaitu simulasi. Simulasi dapat menjembatani ruang yang terpisah antara teori dengan eksperimen, istilahnya ia dapat menjadi suatu eksperimen virtual, suatu eksperimen yang belum tentu ada, yang hanya tercipta dari telaah teori. Salah satu kelebihan simulasi adalah relatif mudah diterapkan untuk eksperimen yang rumit, di mana teorinya telah mapan. Akan tetapi kebehasilan suatu simulasi belum menjamin terwujudnya hal yang sama apabila dicoba dalam eksperimen. Hal ini mengingat idealisasi yang umum dilakukan dalam simulasi.




SELAMAT BERGABUNG DI DUNIA FISIKA
TEMUKAN INSPIRASIMU
DISINI (^.^) !!! 

No comments:

Post a Comment

Post a Comment